You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kanal Banjir Barat Alami Pendangkalan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Kanal Banjir Barat Alami Pendangkalan

Kondisi kanal banjir barat (KBB) yang berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat masih mengalami pedangkalan. Bahkan banyak warga yang akhirnya menggunakan sedimen yang menjadi daratan atau delta di aliran KBB untuk beraktivitas.

Harusnya dikeruk lagi, itu sudah banyak jadi daratan. Dulu kali ini sangat dalam hingga orang tidak berani masuk, sekarang sudah sangat dangkal

"Harusnya dikeruk lagi, itu sudah banyak jadi daratan. Dulu kali ini sangat dalam hingga orang tidak berani masuk, sekarang sudah sangat dangkal," ujar Acmad (36), warga sekitar, Kamis (5/11).

Pantauan Beritajakarta.com, sejumlah warga menggunakan lokasi yang telah menjadi delta untuk menggembala kambing dan sejumlah aktivitas lainnya. Material tanah yang sudah sangat lama tidak dikeruk membuat warga dengan mudah masuk kedalam lokasi kali.

Anak Kali Krukut Dangkal dan Penuh Sampah

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto‎ mengatakan, kewenangan pengerukan KBB tersebut ada di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Secepatnya akan kita surati lagi, kita minta memang agar dilakukan pengerukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati